Hanin

Aku ingin berkisah singkat tentang seorang Kohati (Korps HMI Wati) yang hebat melebihi masanya. Ia adalah mahasiswi semester 2, jurusan Ilmu Pemerintahan UNTIRTA, tidak tinggi, tidak pula pendek. Agak kurus, sudah pasti tidak gemuk. Namanya Hanin, Fida Hanin tepatnya. Biasa ku panggil Haninuneno, atau Hanin-Chan. Tergantung sikon.

Ia orang yang cerdas, sedikit cepat paham, dan yang paling penting adalah Ia orang yang ingin belajar. Pernah sekali ia mengeluh, panjaang sekali. Tentang Himpunan yang ia rasa belum pada kondisi yang sehat. Ya, ia mengeluh. Namun keluhannya bukan mematikan laju gerak dirinya untuk tetap berjuang dalam Himpunan. Ia tetap maju, meskipun sambil mengeluh. Namun tidak mengapa, karena mengeluh terkadang adalah cara hati menenangkan diri.

Namun hal yang menurutku menjadi kekurangannya adalah rasa ketidakpercayaan pada diri sendiri yang cukup tinggi. Merasa dirinya tidak mampu, merasa dirinya tidak bisa, merasa takut untuk salah. Hingga terkadang, butuh motivasi dan provokasi yang intens agar dirinya berani untuk maju. Tidak apa, itu adalah salah satu bentuk semesta mengkader dirinya.

Ia orang yang hebat. Tidak berlebihan aku memgatakannya. Karena memang, dari sudut pandangku, ia adalah setengah kekuatan dari Komisariat tempat ia sedang mengabdi sekarang. Ia menjadi poros dan motor gerak roda organisasi. Ia menjadi acuan, berjalan tidaknya agenda organisasi. Dan aku berani berkata, tanpanya, agenda organisasi akan sulit untuk dijalankan. Tidak percaya? Buktikan saja. Suruh ia menghilang dari Himpunan 🙂

*Catatan : Tulisan ini dibuat untuk menjadi motivasi, agar jangan menitipkan amanah Himpunan pada seseorang diri saja. Karena berHimpun artinya berbagi, bukan membebankan. Semangat berHimpun!
**Catatan dibawah Catatan : Suatu saat, mungkin nama kalian yang akan di post, nantikan 🙂

Thanks! You've already liked this
No comments