Ketika dulu – Part #1

Merasa sepi? Ya
Merasa sendiri? Ya
Meski ku selalu menerka alur kehidupan
Tetapi ku sadar, ku bukan Tuhan

‘Menggengam erat semua kenangan
Tak rela tercecer meski sehelai
Membendung rindu tak tertahankan’
Walau ku tak pernah tahu apa yang kau harapkan

Memilikimu (untuk menjadi milikku) sangat sulit
Meski sangat mudah aku bersamamu
Identitas melahirkan kenangan yang pahit
Walau kita selalu bersatu padu

Rasamu bukanlah untukku
Hatimu bukanlah milikku
Sayangmu tak pernah ku tahu milik siapa
Rindumu, membelenggu waktu ketika tak bersama

Serang. 13 November 2016
Rivew penulisan,
Sepulang dari sebuah tempat pemandian air  panas, terlibat perselisihan via blackberry message pada masanya membahas hal yang membuatnya tersinggung mungkin. Namun ku ucapkan terimakasih, tanpa adanya peristiwa tersebut, tak ada pula rangkaian kalimat di atas.

#MfStL
Thanks! You've already liked this
No comments