Ketika dulu – part #2

Kasih sayangmu sangatlah tipis
Sehingga aku tidak dapat membedakan walau selapis
Namun dapat aku meraba akan muncul sebuah rasa
Dengan akal sehat yang penuh goda
Dengan menjual senyum, 
Ku takut kehilanganmu
Dengan hati penuh suka
Kukatakan, ku ingin selalu bersamamu
Kan ku balut hari-harimu dengan ceria
Kan ku peluk hingga terasa degup jantung
Tak rela aku melepasnya
Hingga akhirnya raga mematung
Merasakan derasnya rindu
Menahan bara api cemburu
Jikalau Tuhan merestui itu
Aku pastikan kau tetap milikku
Thanks! You've already liked this
No comments